Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Ciri Orang yang Terindikasi akan Melakukan Aksi Bunuh Diri


Pengertian Bunuh Diri

Perilaku bunuh diri sebenarnya tidak termasuk dalam gangguan psikologis, tetapi perilaku tersebut terkadang mengindikasikan ciri atau symptom dari gangguan psikologis yang mendasari sehingga ia ingin melakukan bunuh diri. Seringkali yang menjadi penyebab dibalik perilaku percobaan bunuh diri adalah gangguan perasaan atau gangguan mood

Orang yang dalam pikirannya terlintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri ketika sedang mengalami stress kemungkinan kurang memiliki keahlian atau kemampuan dalam memecahkan masalah dan kurang dapat menemukan cara-cara alternatif untuk coping (menangani) stressor (sumber stres) yang mereka hadapi. Dalam kaitannya, bunuh diri ini terkait dengan suatu jaringan yang kompleks dari beberapa faktor. 

Akan tetapi, dari beberapa kasus terkait dengan bunuh diri sangat mungkin untuk dilakukan pencegahan jika orang yang memikirkan untuk bunuh diri terebut mendapat penanganan guna menyelesaikan masalah yang dialaminya seperti gangguan depresi, skizofrenia, serta penyalahgunaan alkohol dan zat.


Bunuh diri merupakan cara mengakhiri hidup seseorang dengan berbagai cara. Bunuh diri kerap kali berhubungan dengan pengaruh gangguan suasana perasaan ataupun tidak dipengaruhi suasana perasaan. Bunuh diri menjadi penyebab kematian tertinggi ketiga di dunia terutama di kalangan remaja hingga dewasa. Bunuh diri kini menjadi pilihan mudah dalam mengakhiri masalah. Menurut data World Health Organization (WHO), secara global sekitar 800 ribu orang meninggal dunia karena bunuh diri. (BBC Indonesia 2015). 

Mallo dan Ronda (2010) menyebutkan ada tiga hal yang menjadi alasan bunuh diri dilakukan terutama dikalangan remaja dan dewasa yaitu depresi, konsep diri, dan hubungan dengan keluarga. Lebih lanjut Supriyanti dan Wahyuni (2012) menjelaskan bahwa depresi merupakan salah satu gangguan mood yang sering terjadi pada semua usia dan faktor penyebab bunuh diri. 


Seseorang yang dalam keadaan depresi akan merasa kehilangan energi, mengalami perubahan nafsu makan, tidur berlebih atau kurang, merasa cemas, kehilangan konsentrasi, merasa ragu, gelisah, tidak berharga, menyimpan perasaan bersalah, tidak memiliki harapan, dan berfikir untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri (World Health Organization, 2017).


Sementara itu, konsep diri terjadi ketika seorang remaja tidak diinginkan oleh kelompoknya yang kemudian berakibat munculnya rasa tidak berharga pada dirinya (Supriyanti dan Wahyuni, 2012). Hubungan keluarga juga menentukan alasan seseorang untuk melakukan upaya bunuh diri. Hubungan keluarga ini bisa terkait perceraian dan penerimaan dari orangtua. Ketika terjadi perceraian seseorang terlebih pada remaja, mereka akan cenderung merasa tidak dikasihi.

Ciri Indvidu yang Terindikasi akan Melakukan Aksi Bunuh Diri

Berikut tanda atau ciri-ciri individu yang terindikasi akan melakukan aksi bunuh diri, diantaranya:
  • Tidak memiliki harapan atau semangat hidup lagi
  • Selalu memiliki perasaan sedih yang berkepanjangan
  • Perubahan terhadap kebiasaan sehari-hari
  • Memiliki perasaan terisolasi dari lingkungan
  • Sering menyakiti diri sendiri
  • Selalu berbicara mengenai kematian
  • Muncul keinginan untuk mengakhiri hidup
  • Selalu membenci atau menyalahkan diri sendiri


Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian bunuh diri dan ciri orang yang terindikasi akan melakukan bunuh diri, jika anda mempunyai teman, sahabat, atau keluarga yang terdapat ciri-ciri diatas hendaknya anda memberikan perhatian khusus seperti bertanya apakan ada permasalahan yang sedang dialami dan sebagainya, intinya aksi bunuh diri mungkin dapat dihindari apabila orang-orang terdekatnya selalu ada disisinya untuk selalu mendukung dan selalu barsama dalam suka ataupun duka.





Posting Komentar untuk "Ciri Orang yang Terindikasi akan Melakukan Aksi Bunuh Diri"

Berlangganan via Email