Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pengertian dan Sejarah Teori Interdependensi

Initentangpsikologi.com - Teori interdependensi atau saling ketergantungan merupakan suatu teori perkembangan psikologi sosial yang fokus dalam analisis perilaku dua individu atau lebih yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lainnya. 

 

Pengertian dan Sejarah Teori Interdependensi
(pexels.com)


Ketika beberapa orang berinteraksi, maka mereka akan saling mempengaruhi baik dalam segi pikiran, perasaan atau perilaku masing-masing. Sehingga bisa dikatakan saling berhubungan atau interdependen. Teori interdependensi dalam psikologi sosial bisa terjadi pada saat individu terpengaruh dengan tindakan yang dibuat dari masing-masing individu tersebut.

Ketergantungan sendiri terdiri dari dua jenis, yakni saling ketergantungan positif dimana tindakan individu akan meningkatkan pencapaian tujuan bersama. Kemudian ada juga ketergantungan negatif yakni tindakan individu yang bisa menghambat tujuan dari masing-masing individu.

Ketergantungan positif adalah suatu hubungan di mana penghargaan akan lebih besar dari pada pengorbanan. Begitu pula sebaliknya, Ketergantungan negatif adalah suatu hubungan di mana pengorbanan akan lebih besar dari pada penghargaan.

Baca Juga: Teori Gender dalam Psikologi Sosial

Yanuar Ikbar (2007) mengartikan interdependensi sebagai hubungan saling ketergantungan yang mana ada kekurangan dari masing-masing orang. Teori pertukaran sosial (interdependency theory) adalah salah satu pandangan tentang pertukaran sosial.

Salah satu cara untuk mengonseptualisasikan interaksi ini adalah hasil (outcome) yang diberikan dan diterima orang lain. Dalam teori pertukaran sosial, pertukaran interpersonal dianggap serupa dengan pertukaran ekonomis dimana orang merasa puas ketika mereka menerima kembalian yang sesuai dengan pengeluaran mereka.

Proses psikologi merupakan hasil dari interdependensi, yaitu substistutability (seberapa mungkin aksi individu digantikan oleh individu lain), cathexis (investasi energi psikologi pada objek di luar individu, seperti teman, keluarga dan pekerjaan), dan inducibility (terbukaan untuk dipengaruhi dan memengaruhi indiviu lain). (Deutsh,1949).

Baca Juga: Definisi dan Teori-Teori Agresi dalam Psikologi Sosial

Sejarah dan Perkembangan Teori Interdependensi

Teori interdependensi pertama kali diperkenalkan oleh Harold Kelley dan John Thibaut pada tahun 1959 dalam buku mereka Psikologi Sosial Kelompok, kemudian juga dalam buku kedua mereka yang berjudul Interpersonal Relations: A Theory of Interdependensi. Pada tahun 1998, Ned Jones juga membahas mengenai Teori Interdependensi yang dituangkan pada bukunya yang berjudul Handbook of Social Psychology.

Asal mula teori interdependensi bermula pada mekanisme teori Field dalam fisika, hal ini memengaruhi Psikologi Gestalt. Pada saat Field menjadi unit analis fisika, saat itu pula prinsip whole atau gestalt menjadi fokus persepsi dan perilaku pada Psikologi Gestalt.

Kurt Koffka, menyatakan bahwa sama dengan Psikologi Field, kelompok adalah keseluruhan dinamis dimana interdependensi antar anggota dapat bervariasi. Kurt Lewin juga menyatakan esensi dari sebuah kelompok adalah interdependensi di antara anggota, yang membuat kelompok menjadi dinamis.

Konsep teori dan prinsip teori interdependensi telah sering digunakan. Sejak dikembangkan oleh Thibaut dan Kelly (1959), dan Kelly dan Thibaut (1978), konsep teori ini diaplikasikan dalam analisis dinamika kelompok, kekuatan dan ketergantungan, perbandingan sosial; konflik dan kerja sama; atribusi dan presentasi diri; kepercayaan dan ketidak percayaan; emosi, cinta dan komitmen, koordinasi dan komunikas, resiko dan regulasi diri; reformasi dan motivasi; dan perkembangan sosial dan model interaksi neurosains.

 

Referensi:

1) Richard West dan Lynn H. Turner, Pengantar Teori Komunikasi , terj. Maria Natalia Damayanti Maer, Edisi 3. 2007. Jakarta: Penerbit Selemba Humanika.

2) Hudijana, Joevarian, dkk, Teori Psikologi Sosial Kontemporer, Edisi 1. 2017. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

 

Posting Komentar untuk "Pengertian dan Sejarah Teori Interdependensi"

Ikuti via email