Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tips Berkarir di Bidang Industrial Relation (IR)

Initentangpsikologi.com - Buat kalian yang ingin menekuni karir di bidang industrial relation (IR), baca tips-tips di bawah ini agar karirmu bisa berjalan lancar (ya ngga ada jaminan lancar tanpa masalah juga sih, hehehe), namanya hidup kan kita ngga tau, intinya usaha aja dulu.

Tips Berkarir di Bidang Industrial Relation
(pexel.com)

Tips Pertama

Baca undang-undang tentang ketenagakerjaan (UU TK) tahun 2003 dan penjelasannya. Jadi kamu tidak hanya membaca pasal saja, tapi juga harus memahami makna dari setiap pasalnya. Tentunya ini sangat esensial sekali dan penting untuk kamu pahami.

Tips Kedua

Pelajari makna setiap hubungan kerja serta melihat secara realitanya. Awalnya hanya mempelajari makna hubungan kerja, namun seiring berjalannya waktu kamu akan belajar secara meluas ke macam-macam hubungan kerja yang ada di lapangan.
 

Tips Ketiga

Pahami keputusan Menteri No. 100 Tahun 2004 terkait jenis-jenis PKWT (perjanjian kerja waktu tertentu) dan pahami juga penjelasannya. Kemudian pelajari peraturan pendukungnya seperti peraturan Menteri tenaga kerja (Permenaker) dan transmigrasi no.19 Tahun 2012. Hal ini juga nantinya akan bersinggungan dengan persoalan alih daya.

Tips Keempat

Pelajari hubungan Industrial soal peran pengusaha, karyawan atau serikat pekerja serta sarana hubungan industrial seperti perjanjian kerja bersama (PKB) atau lembaga kerja sama (LKS) Bipartit.

Kamu bisa membaca di undang-undang no. 2 Tahun 2004, terkait dengan penyelesaian hubungan Industrial.

Tips Kelima

Pelajari soal aturan lembur di keputusan Menteri tenaga kerja dan transmigrasi no. KEP.102/MEN/VI2004 berkaitan dengan waktu kerja lembur dan upah kerja lembur.

Tips Keenam

Rajin-rajinlah mengakses situs website kemnaker di jdih.kemnaker.go.id agar tidak ketinggalan informasi peraturan ketenagakerjaan yang baru.
 

Tips Ketujuh

Kamu harus rajin cek keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), atau kasus-kasus terkait dengan hubungan industrial yang sudah terjadi dengan detail. Karena satu kasus dengan kasus lain walaupun mempunyai kemiripan, bisa berbeda penafsiran dan putusannya.

Tips Kedelapan

Cari Beking atau Privilage yang kuat. Apalagi kerja di manufaktur di daerah bukan perkotaan. Intervensi dan premanisme menjadi makanan sehari-hari dan sangat sulit dihindari. 

Untuk beberapa tempat kondisi ini cukup relate. Kadang bisa dikelola dengan soft activity seperti corporate social responsibility (CSR) atau pemberian kesempatan bagi warga lokal untuk bekerja di kantor.  

Perlu Kamu Pahami

- Belajar industrial relation artinya belajar juga soal bahasa legal. Jadi kamu harus mencari partner atau temen dari jurusan hukum atau profesi bidang legal guna membantu penafsiran.
- Setiap membaca aturan usahakan untuk bisa obyektif, bukan mencari celahnya terlebih dulu.
- Bangun relasi dengan para karyawan atau sistem informasi karyawan.
- Cari rekan di bidang industrial relations (IR) yang lebih senior agar bisa kamu ajak diskusi jika ada kesulitan.
- Kinerja seorang praktisi IR tidak diukur dari jumlah karyawan yang dipecat melainkan bagaimana menjadi katalis bagi para pengusaha, buruh atau karyawan, aturan pemerintah dan perkembangan bisnis.
 

*Sebuah utas dari akun twitter @hrdbacot

Posting Komentar untuk "Tips Berkarir di Bidang Industrial Relation (IR)"

Ikuti via email