Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Strategi Produktif Selama Di Rumah Aja

Initentangpsikologi.com - Pada tanggal 15 Maret 2020 Bapak Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat untuk bekerja di rumah. Kebijakan tersebut diambil Presiden Jokowi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Strategi Produktif Selama Di Rumah Aja
(pexels.com)

Pemerintah terus berupaya mengambil langkah-langkah menekan sebaran virus corona. Salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat untuk bekerja di rumah. Untuk mengatasi penyebaran Covid-19, pemerintah membuat kebijakan belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa, sebagian ASN bisa kerja dari rumah dengan online dan mengutamakan pelayanan prima dari masyakarat.

Namun, menurut sebagian orang, hal ini merupakan tantangan tersendiri karena adanya sebuah perubahan pada lingkungan kerja. Sementara sebagian orang lainnya merasa di masa pandemi ini justru menurunkan produktivitas.

Baca Juga: Cemas Berlebihan Saat Pandemi? Ini Akibatnya!

Strategi Produktif Selama Di Rumah Aja

Produktivitas setiap manusia bergantung pada energi mental, energi fisik, fokus, serta rasa bermakna. Untuk itu normal bagi seseorang untuk tidak merasa produktif. Maka demikian, kita perlu kenali terlebih dahulu apa saja yang menjadi penghambat, dan kebutuhan apa yang diperlukan individu.

Makna produktif yang kita rasakan berbeda di tiap individu, jadi jangan bandingkan diri kita dengan orang lain. Karena setiap individu memang memiliki standar produktifitasnya masing-masing. Produktif dipengaruhi oleh banyak faktor seperti motivasi, personalitas, kondisi fisik, edukasi, dukungan dari orang lain. 

Ini-lah yang membuat produktivitas itu bersifat personal dan tidak bisa dibandingkan dengan orang lain apalagi membandingkan hasilnya. Kebanyakan kita tidak produktif terutama di masa pandemi karena merasa bosan. Hal ini terjadi karena tidak adanya variasi di faktor lingkungan kita sehingga terlihat monoton. 

Baca Juga:  Edukasi PHBS dan CTPS dengan Benar Ke Siswa-Siswi Sekolah Dasar

Lalu apa yang bisa kita ubah?

Pertama kita bisa mulai dari diri kita sendiri, perhatikan kondisi lingkungan di sekitar kita, dan terakhir pahami tugas yang perlu kita lakukan.

Start from yourself - Know yourself better!

Ketahui long-term goal (tujuan jangka panjang) kita, seperti apa diri kita, dan perhatikan kebutuhan pokok baik fisik dan psikis kita. Bisa sisakan waktu beberapa menit untuk refleksi diri. Dengan ini, kita mampu untuk mengukur atau menetapkan tugas-tugas yang bisa kita lakukan, serta strategi apa yang dibutuhkan dalam meningkatkan produktivitas kita.

Surroundings - What makes you comfortable

Tentukkan aktivitas yang dapat membantu kita untuk lebih produktif. Suasana apa yang lebih membuat diri kita nyaman (bisa lihat dari 5 indra kita, penglihatan [scenery], pendengaran [sambil denger musik] dan lainnya). Dengan ini, kita dapat membantu otak kita agar lebih fokus dan produktif terhadap tugas kita.

Assignment - What do i actually need to do?

Gunakan lah 4W 1H.

  • What do I need to do? (Harus spesifik);
  • When is the due?;
  • Who else needs to be involved?;
  • Where should I do the assignment?;
  • How do I do this?.

Terakhir, bisa dicicil tidak?

Strategi Mencicil:

  • POMODORO Technique

25 menit kerja, 5 menit istirahat (Waktu disesuaikan, sesuai kebutuhan).

  • GTD (Getting Things Done)

Tugas dipotong menjadi bagian-bagian yang kecil. Pastikan potongan tersebut seimbang dan sederhana. Disesuaikan sehingga achievable.

  • Priority Box(es)

Menggambar kotak dengan 4 kuadran. Di Kuadran pertama "urgent and important". Kuadran kedua "urgent but unimportant". Kuadran ketiga "non-urgent and important". Kuadran keempat "non-urgent and non-important". Kuadran tersebut diisi sesuai dengan tugas di kuadrannya.

Gak apa-apa, kamu gak harus bisa semuanya -Naufal Lathip

 

Penulis: Naufal Lathip

 

Referensi:

https://www.liputan6.com/news/read/4202629/imbauan-jokowi-terkait-covid-19-dari-kerja-dari-rumah-hingga-ingatkan-social-distancing 

Posting Komentar untuk "Strategi Produktif Selama Di Rumah Aja"

Ikuti via email