Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Overthinking

Initentangpsikologi.com - Overthinking adalah kebiasaan di mana kita memikirkan suatu hal secara berlebihan. Ketika kita merasa cemas dan khawatir pasti akan timbul rasa overthinking.

Cara Mengatasi Overthinking
Ilustrasi (pexels.com)

Overthinking dapat muncul ketika kita memikirkan suatu masalah yang besar maupun masalah kecil, ataupun kejadian di masa lalu yang tidak bisa kita lupakan, itu juga dapat menimbulkan overthinking. Ketika kita berpikiran secara berlebihan terhadap suatu masalah (overthinking) ini dapat memicu kerusakan pada jaringan sel otak pada diri kita. Overthinking yang berlebihan juga dapat menimbulkan depresi.

Tidak hanya dampak negative yang ada pada overthinking. Overthinking juga dapat menimbulkan dampak positif pada diri kita, salah satunya ketika kita memutuskan sesuatu untuk mengambil keputusan dalam menentukan masa depan maupun kebiasaan penting dalam hidup kita.  

Baca Juga: Tips Menghindari Pikiran Negatif yang Sering Muncul

Apa Penyebab Overthinking?

Overthinking akan menyebabkan rasa cemas dan rasa takut pada diri kita ketika akan melakukan suatu hal yang belum terjadi. Ada beberapa hal yang menyebabkan orang menjadi overthinking antara lain:

a. Gangguan kecemasan

Ketika seseorang merasa bersalah atau melakukan kesalahan, seseorang tersebut akan menutupi rasa bersalahnya dengan berlebihan pada dirinya.

b. Panik

Seseorang menjadi overthinking terjadi ketika dirinya merasa panik. Rasa panik dan rasa takut yang ada pada diri kita dapat menjadikan kita overthinking. 

c. Depresi

Depresi juga dapat menjadi salah satu penyebab seseorang menjadi overthinking. Terkadang akibat dari depresi ini seseorang bisa melakukan hal apapun. Baik yang merugikan atau tidak bagi orang lain.

d. Malu

Rasa malu bisa membuat seseorang merasa harga dirinya ternodai. Dengan overthinking seseorang berusaha untuk menutupi rasa malunya. 

Baca Juga: Tips Melakukan Self Love dan Menerima Diri Sendiri Apa Adanya

Dampak Overthinking Bagi Kesehatan Tubuh

Merusak komoponen otak

Berfikir terus menerus dalam waktu yang lama dapat merusak bagian otak yang berhubungan dengan memori dan emosi. Overthinking dapat memicu stres dan mengeluarkan hormon kortisol. Hormon inilah yang dapat merusak sel otak. Jika seseorang memikirkan sesuatu hal sampai mengganggu keadaan emosinya maka akan merubah struktur dan konektivitas otak.

Mengganggu sistem pencernaan

Ketika mengalami stres yang terjadi karena overthinking maka dapat memicu terjadinya gangguan pada system pencernaan, salah satunya asam lambung. Saat kita stres maka asam lambung akan keluar berlebihan sehingga memicu terjadinya kebocoran pada lambung.

Mempengaruhi metabolisme tubuh

Stres yang terjadi akibat overthinking juga dapat mempengaruhi metabolisme pada tubuh kita. Hormon stres ini bekerja melemahkan imun tubuh. 

Baca Juga: Cara Mengatasi Stres yang Benar dengan Menggunakan Metode Coping Stress

Cara Mengatasi Overthinking

1. Stop membaca pikiran orang lain, mencoba menebak pikiran orang lain sangat membuang-buang waktu dan membuang energi kita. Lebih baik berdamai dengan diri sendiri dan tetaplah tenang.

2. Berhenti menyalahkan diri sendiri, masalah yang telah berlalu biarlah berlalu. Kita tidak perlu menyesalinya secara terus-menerus. Bersikap bodo amat sesekali itu perlu.

3. Alihkan perhatian, jika terlalu sulit menghindari overthinking cobalah sesekali alihkan perhatian tersebut dengan kegiatan berolahraga, berkebun, ataupun melakukan kegiatan lainnya.

Kesimpulan

Dalam setiap diri kita pasti tidak dapat mempungkiri jika kita pernah atau bahkan sering mengalami overthinking. Overthinking dapat menimbulkan hal yang postitif maupun hal negatif. Tetapi sebisa mungkin kita harus menghindari overthinking pada diri kita, karena overthinking ini dapat menyebabkan gangguan imunitas pada tubuh kita bahkan dapat membuat kita stres dan depresi. Maka dari itu hindarilah overthinking. Karena segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

 

Penulis: Ikhda Arum Wininggar, 1707016003, Kelompok 103

Posting Komentar untuk "Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasi Overthinking"

Ikuti via email