Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mahasiswa KKN Bagikan Jamu Demi Mendukung Revitalisasi TOGA Serta Peningkatan Imun di Masa Pandemi

Initentangpsikologi.com - Mahasiswa KKN bagikan jamu demi mendukung revitalisasi TOGA serta peningkatan imun dimasa pandemi.

 

Mahasiswa KKN Bagikan Jamu
(Dokumentasi Pribadi)
 

Rabu (28/10/20) Mahasiswa KKN UIN Walisongo bagikan jamu cair susu jahe di Jambak blok 4. Minuman yang sudah jarang diminati masyarakat namun kaya akan sejuta manfaat. Perubahan jaman yang semakin cepat menuntut manusia untuk serba instan tidak terkecuali dalam pemenuhan kebutuhan. 

Masyarakat sudah mengenyampingkan jamu serta menggantinya dengan obat yang mudah didapat di warung terdekat. Padahal banyak orang awam yang belum paham akan efek samping serta dosis obat yang digunakan. Untuknya penulis berinisiatif untuk mengenalkan kembali akan tanaman tradisional obat keluarga yang aman konsumsi dan juga tidak memiliki efek samping. 

Dalam pengolahan memang kurang efektif dibandingkan obat warung, tetapi keamanan dalam penggunaan jamu tradisional akan berdampak panjang pada kesehatan. Imunitas sangat perlu dijaga ketahanannya agar tubuh tetap sehat dan juga dapat melawan kuman yang membawa penyakit seperti bakteri, virus, parasit, dan jamur. 

Jahe merupakan salah satu tanaman obat keluarga yang manfaatnya meningkatkan imunitas, meredakan nyeri, dan mengobati mual-mual. 

Namun banyak masyarakat yang kurang menikmati karena rasanya yang pedas. Untuk itu ditambahkan susu untuk penyeimbang agar rasanya banyak disukai orang dan tentu penambahan komponen lain tidak akan mengurangi manfaat akan jahe tersebut. 

“Jamunya enak hangat ditenggorokan” ucap Eni salah seorang yang menikmati susu Jahe.

Selain itu saya juga mengajak masyarakat untuk menggalakan penanaman TOGA karena dilihat dari manfaatnya tanaman ini patut dilestarikan. 

 

Penulis: Siti Khoriyah

Posting Komentar untuk "Mahasiswa KKN Bagikan Jamu Demi Mendukung Revitalisasi TOGA Serta Peningkatan Imun di Masa Pandemi"

Ikuti via email