Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kelas Komunitas dan Gambaran Tentang Psikologi Komunitas

Initentangpsikologi.com - Sekelompok orang yang bertempat tinggal di suatu wilayah yang memiliki kedekatan, dan rasa memiliki untuk bersama-sama mengadakan perubahan dalam masyarakat, itulah yang disebut dengan komunitas.

Gambaran Tentang Psikologi Komunitas
Ilustrasi (pexels.com/@safari-consoler-3290243)

Karena berisikan sekelompok orang, yang mana memiliki karakter dan kepribadian yang berbeda-beda, tentunya suatu komunitas dapat mengalami permasalahan. Permasalahan yang dimaksud merupakan bentuk dari masalah sosial, seperti: kemiskinan, diskrimasi, ataupun pendidikan untuk kelompok minoritas dalam komunitas multicultural. 

Sehingga di sinilah peran psikologi dalam sebuah komunitas, yaitu untuk memahami, memperlakukan dengan baik, dan untuk menyelesaikan permasalahan individu maupun permasalahan dalam sebuah kelompok atau komunitas.

Jadi, dapat diambil beberapa kalimat untuk menyimpulkan mengenai psikologi komunitas, yaitu; merupakan bidang psikologi yang mana objek kajiannya adalah hubungan antar individu, lingkungan komunitas, dan lingkungan masyarakat yang lebih luas untuk mencapai tujuan, yaitu kesejahteraan komunitas. 

Dilihat dari objek kajiannya, psikologi komunitas ini merupakan bagian dari kerangka keilmuan psikologi sosial yang mana digunakan untuk memahami interaksi anggota masyarakat, menganalisis sistem sosial serta untuk memecahkan masalah sosial dan mengembangkan program intervensi sosial dengan memanfaatkan sumber daya yang ada pada masyarakat, baik dari alam maupun manusia (Falatehan, 2017).

Baca Juga: Wajah Komunitas dalam Struktur Kemasyarakatan

kelas komunitas dalam psikologi komunitas
Ilustrasi (pexels.com/@kampus)

Seperti yang sudah disinggung di awal, salah satu isu penting dalam suatu komunitas masyarakat adalah pendidikan. Kehidupan masyarakat tidak terlepas dari pengaruh sistem pendidikan. 

Salah satu sistem pendidikan yang sering menjadi perbincangan adalah sistem home-schooling. Di mana proses pembelajarannya sama seperti pendidikan pada umumnya, yaitu sesuai tingkat pendidikan formal. 

Namun dalam home-schooling terdapat istilah kelas komunitas, yang merupakan kelas gabungan dari setiap jenjang peserta didik (SD, SMP, dan SMA), bertujuan agar peserta didik mampu dan dapat berkomunikasi dan bersosialisasi dengan sesama, sehingga guru pun dapat melihat bakat dan minat dari masing-masing peserta didik (Kafarisa & Kristiawan, 2018). 

Proses komunikasi dan interaksi dalam komunitas ini sebagai kontribusi bagi pembentukan teori psikologi komunikasi, karena psikologi komunitas telah memberikan masukan yang berharga tentang kebutuhan masyarakat dan agregasi dari keinginan mereka (Nisa & Rudianto, 2017).

 

Penulis: Arinie Meuthia (1707016079)


Daftar Pustaka
:

Falatehan, S. F. (2017). Pendekatan Psikologi Komunitas dalam Memprediksi Peranan Rasa Memiliki Komunitas Terhadap Munculnya Partisipasi Masyarakat. Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 6690.

Kafarisa, R. F., & Kristiawan, M. (2018). Kelas Komunitas Menunjang Terciptanya Karakter Komunikatif Peserta Didik Homeschooling Palembang. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan, 3(1), 6876.

Nisa, K., & Rudianto. (2017). Trend Fashion Hijab Terhadap Konsep Diri Hijabers Komunitas Hijab Medan. Jurnal Interaksi, 1(1), 105117.

Posting Komentar untuk "Kelas Komunitas dan Gambaran Tentang Psikologi Komunitas"