Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pengertian dan Karakteristik Komunikasi Kelompok

Initentangpsikologi.com - Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai tujuan bersama yang berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama, mengenal satu sama lainnya, dan memandang satu sama lain sebagai bagian dari kelompok tersebut (Deddy Mulyana, 2005).

Pengertian dan Karakteristik Komunikasi Kelompok
Ilustrasi (pexels.com/@wildlittlethingsphoto)

Kelompok ini misalnya adalah masyarakat wilayah tertentu, keluarga, kelompok pertemanan, kelompok kerja, kelompok diskusi, kelompok pemecahan masalah, atau suatu komite yang tengah mengadakan rapat untuk mengambil sebuah keputusan.

Menurut Walgito, komunikasi kelompok terdiri dari dua kata yakni komunikasi dan kelompok, komunikasi bersumber dari kata communis yang berarti sama, yakni maksudnya menyamakan suatu makna. Sedangkan kelompok (Hariadi, 2011) dapat dipandang dari segi persepsi, motivasi, tujuan, interdependensi, dan segi interaksi.

Artinya, komunikasi kelompok adalah menyamakan suatu makna di dalam sebuah kelompok. Menurut Maslow, pengertian kelompok agar lebih jelasnya harus diawali dengan proses pertumbuhan kelompok itu sendiri. Individu sebagai makhluk hidup mempunyai kebutuhan (Santosa, 2009), yakni adanya:

1. Kebutuhan fisik;

2. Kebutuhan rasa aman;

3. Kebutuhan kasih sayang;

4. Kebutuhan prestasi dan prestise, serta;

5. Kebutuhan untuk melaksanakan sendiri.

Dengan kebutuhan tersebut sehingga komunikasi kelompok berarti menyamakan makna kebutuhan dalam suatu kelompok. Komunikasi kelompok menyamakan suatu makna secara bersamaan, saling mempengaruhi satu sama lain untuk mencapai tujuan kelompok secara bersamaan. 

Pengertian komunikasi kelompok menurut Michael Burgoon dan Michael Ruffner (dalam komala, 2009) komunikasi kelompok sebagai interaksi tatap muka dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud dan tujuan yang dikehendaki seperti berbagai informasi, pemeliharaan diri atau pemecahan masalah sehingga semua anggota dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat. 

Empat elemen yang tercakup dalam definisi tersebut, yakni: interaksi tatap muka, jumlah partisipan yang terlibat dalam interaksi, maksud dan tujuan yang dikehendaki, kemampuan anggota untuk dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya.

Baca Juga: Perilaku Kelompok dalam Sebuah Organisasi

Karakteristik Komunikasi Kelompok

Karakteristik komunikasi dalam kelompok ditentukan melalui dua hal, yaitu norma dan peran. Norma adalah persetujuan atau perjanjian tentang bagaimana orang-orang dalam suatu kelompok berperilaku satu sama lainnya. Norma oleh para sosiolog disebut juga dengan hukum (law) ataupun aturan (rule), yaitu perilaku-perilaku apa saja yang pantas dan tidak pantas dilakukan dalam suatu kelompok.

Ada tiga kategori norma kelompok, yaitu norma sosial, prosedural, dan tugas. Norma sosial mengatur hubungan di antara para anggota kelompok. Sedangkan norma prosedural menguraikan dengan lebih rinci bagaimana kelompok harus beroperasi, seperti bagaimana suatu kelompok harus membuat keputusan, apakah melalui suara mayoritas atau dilakukan pembicaraan sampai tercapai kesepakatan. Sementara norma tugas memusatkan perhatian pada bagaimana suatu pekerjaan harus dilakukan (peran).

Peran adalah aspek dinamis dari kedudukan (status). Apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannnya sesuai dengan kedudukannya, maka dia menjalankan suatu peran. Peran dibagi menjadi tiga, yaitu peran aktif, peran partisipatif, dan peran pasif.

Peran aktif adalah peran yang diberikan oleh anggota kelompok karena kedudukan di dalam kelompok sebagai aktivis kelompok, seperti pengurus, pejabat, dan sebagainya. Peran partisipatif adalah peran yang diberikan oleh anggota kelompok pada umumnya kepada kelompoknya, partisipasi anggota macam ini akan memberi sumbangan yang sangat berguna bagi kelompok itu sendiri

Sedangkan peran pasif adalah sumbangan anggota kelompok yang bersifat pasif, di mana anggota kelompok menahan diri agar memberi kesempatan kepada fungsi-fungsi lain dalam kelompok dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi pertentangan dalam kelompok karena adanya peran-peran yang kontradiktif. 

Baca Juga: Jenis dan Ciri dari Kelompok Sosial

Komunikasi kelompok (group communication) termasuk komunikasi tatap muka karena komunikator dan komunikan berada dalam situasi saling berhadapan dan saling melihat. Karena jumlah komunikan itu menimbulkan konsekuensi, jenis ini diklasifikasikan menjadi komunikasi kelompok kecil dan komunikasi kelompok besar.

a. Komunikasi Kelompok Kecil

Suatu situasi komunikasi dinilai sebagai komunikasi kelompok kecil apabila situasi komunikasi seperti itu dapat diubah menjadi komunikasi antarpesona dengan setiap komunikan.

b. Komunikasi Kelompok Besar

Suatu situasi komunikasi dinilai sebagai komunikasi kelompok besar jika antara komunikator dan komunikan sukar terjadi komunikasi antarpersona. Kecil kemungkinan untuk terjadi dialog seperti halnya pada komunikasi kelompok kecil.

Posting Komentar untuk "Pengertian dan Karakteristik Komunikasi Kelompok"